Devimon - Digimon

Pages

Powered by Blogger.

Monday, October 29, 2012

Hari Raya Idul Adha 1434 H


Allahuakbar Allahuakbar Allahuakbar
Laa ila ha illallahu Allahuakbar
Allahuakbar walillah ilhamd

Begitulah gema takbir berkumandang di setiap masjid. Gemanya begitu menggugah hati. Hari Jumat kemarin adalah hari raya umat muslim dimana bagi umat muslim diwajibkan berqurban. Yep, hari Jumat kemarin adalah hari raya idul adha. Bertepatan pada tanggal 10 Zulhijjah 1434 H / 26 Oktober 2012 Idul Adha dilaksanakan. Idul Adha pertama kali dilakukan atas perintah Allah SWT kepada nabi Ibrahim as untuk menyembelih anaknya, nabi Ismail as. Terdapat dalam QS: As-Shaffat ayat 37 yang berbunyi :
Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”.(102). tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya ).(103). dan Kami panggillah dia: “Hai Ibrahim,(104). Sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.(105). Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.(106). dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.(107). “(QS: As Shaaffat /37 : 102 – 107)
Dari ayat di atas, kita mendapat penjelasan bahwa Nabi Ibrahim as melaksanakan perintah Allah dengan baik, walaupun harus meyembelih anaknya sendiri.
Memang dalam kondisi semacam itu akan berat menerimanya, pilihan yang sulit, betapa tidak, sudah lama mengidam-idamkan anak, menunggu bertahun-tahun, bahkan berpuluh tahun, ketika sudah di dapat apa yang diharap, diperoleh apa yang diinginkan, seorang anak yang baik rupanya, sempurna akhlaknya, Ismail namanya, lantas ada perintah untuk menyembelih anak yang telah menjadi buah hati, penyejuk mata, sungguh berat ujian tersebut.
Tetapi, nabi Ibrahim as dapat melalui ujian yang berat tersebut, karena dia tahu tentang skala prioritas dalam hidup ini, yaitu mengabdi kepada Allah, mendahulukan perintah Allah dari yang lainnya.

Nah, sobat-sobat semua. Bagi yang muslim ada yang puasa Arafah hari Jumat ga? Kalo ada, alhamdulillah. O ya kalian tau ga apa itu puasa arafah? Puasa Arafah adalah puasa yang  jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah. Puasa Arafah dinamakan demikian karena saat itu jamaah haji sedang wukuf di terik matahari di padang Arafah. Puasa Arafah ini dianjurkan bagi mereka yang tidak berhaji. Sedangkan yang berhaji tidak disyariatkan puasa ini. sebelum pelaksanaan shalat Idul Adha, sehari sebelumnya, 9 Dzulhijah, ketika jamaah haji sedang berkumpul di Arafah, melakukan wukuf untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan berzikir, berdoa, bertaubat dan ibadah lainnya yang diajarkan oleh Rasulullah saw. Maka sebagai ikatan iman dan ikatan ibadah antara kaum muslimin dimanapun mereka berada termasuk di Indonesia dengan mereka yang sedang wukuf di Arafah, Rasulullah saw memberikan motivasi kepada umatnya untuk berpuasa sunah Arafah.
“Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa selama dua tahun, yaitu tahun yang lalu dan tahun yang akan datang”. (HR. Jamaah, kecuali Bukhari dan Tirmidzi).
Ini menunjukkan bahwa puasa Arafah adalah di antara jalan untuk mendapatkan pengampunan di hari Arafah. Hanya sehari puasa, bisa mendapatkan pengampunan dosa untuk dua tahun. Luar biasa fadhilahnya. Subhanallah.
Mengenai hari Arofah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِى بِهِمُ الْمَلاَئِكَةَ فَيَقُولُ مَا أَرَادَ هَؤُلاَءِ
“Di antara hari yang Allah banyak membebaskan seseorang dari neraka adalah hari Arofah. Dia akan mendekati mereka lalu akan menampakkan keutamaan mereka pada para malaikat. Kemudian Allah berfirman: Apa yang diinginkan oleh mereka?” (HR. Muslim)
Ibnu Rajab Al Hambali mengatakan, “Hari Arofah adalah hari pembebasan dari api neraka. Pada hari itu, Allah akan membebaskan siapa saja yang sedang wukuf di Arofah dan penduduk negeri kaum muslimin yang tidak melaksanakan wukuf. Oleh karena itu, hari setelah hari Arofah –yaitu hari Idul Adha- adalah hari ‘ied bagi kaum muslimin di seluruh dunia. Baik yang melaksanakan haji dan yang tidak melaksanakannya sama-sama akan mendapatkan pembebasan dari api neraka dan ampunan pada hari Arofah.” (Lathoif Al Ma’arif, 482)
Hari Arafah pun merupakan waktu mustajabnya do’a sebagaimana disebutkan dalam hadits,
خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّونَ مِنْ قَبْلِى لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ
“Sebaik-baik do’a adalah do’a pada hari Arofah. Dan sebaik-baik yang kuucapkan, begitu pula diucapkan oleh para Nabi sebelumku adalah ucapan “Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli sya-in qodiir (Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Miliki-Nya segala kerajaan, segala pujian dan Allah yang menguasai segala sesuatu)”.” (HR. Tirmidzi, hasan)

Beruntunglah mereka yang melaksanakan puasa sunah Arafah hari kamis kemarin, 9 Dzulhijah, semoga Allah menerimanya. Amin Ya Rabbal ‘alamin. Bagi yang tidak, jangan bersedih hati. Masih ada tahun depan :)

Nah saya ada sedikit foto pelaksanaan qurban di masjid dekat rumah nih. Berikut foto dan videonya :

Suasana pada saat qurban


Ketika sapinya menunggu ajal


Sebelum sapinya disembelih


Ketika disembelih



Sesudah disembelih



Ketika mengeluarkan isi perut sapi













Ketika memotong-motong daging sapi


Video pada saat penyembelihan


Dalam video itu 01:42 ada seorang anak dengan sengaja menginjakkan ( atau lebih tepatnya mencuci ) kakinya di atas darah sapi yang telah disembelih. Menurut info yang saya dapat, sebagian masyarakat melakukannya untuk menyembuhkan penyakit yang ada di telapak kaki dan dapat menghaluskan telapak kaki. Entah benar atau tidak, namun banyak masyarakat yang melakukannya. Dari bocah – bocah, remaja, dewasa bahkan yang gaek pun ada.
Sebelumnya maaf kalo videonya kurang jelas. maklum lah masih newbie... hehehe... :)


Nah, itulah sedikit informasi tentang Idul Adha dari saya. Pengennya sih posting ini pas Hari Raya Idul Adha, tapi ga sempat, Yah baru sekarang deh bisa saya posting. Semoga artikel ini bermanfaat. Jangan lupa comment yaa… :)
               


0 komentar:

Post a Comment